Minggu, 04 Oktober 2009

Mourinho yang Ekstra Gembira

Gol Wesley Sneijder di masa injury time membawa Inter Milan membekap Udinese 2-1. Pelatih Inter Jose Mourinho pun dibuat ekstra gembira, sampai-sampai ia membawa-bawa soal wasit.

Di Giuseppe Meazza, Minggu (4/10/2009) dinihari WIB, Inter memimpin lebih dahulu lewat Dejan Stankovic. Namun Udinese memberikan perlawanan alot melalui gol Antonio Di Natale.

Saat pertandingan memasuki injury time, barulah kemenangan Inter lahir lewat gol Sneijder. Di tepi lapangan, Mourinho larut dalam euforia dan berkali-kali memukulkan tinju ke udara sebagai ekspresi kegembiraan.

"Itu adalah sebuah gol yang sangat penting di masa tambahan waktu, lalu pertandingan selesai. Saya pikir tim ini layak mendapatkannya karena mereka bermain baik," komentar Mourinho pasca laga di Football Italia.

Kemenangan atas Udinese menghapus dua hasil mengecewakan yang dipetik Inter belakangan ini, yakni ketika kalah dari Sampdoria di Seri A serta tertahan 1-1 oleh Rubin Kazan di Liga Champions.

"Saya punya sebuah tim yang cuma punya sedikit kesulitan. Thiago Motta out, (Wesley) Sneijder kembali, dan Diego Milito juga harus keluar," tutur pelatih asal Portugal itu.

"Lucio juga harus ditarik. Tapi pada akhirnya anak-anak bermain bagus melawan sebuah tim yang bisa saja menang lewat gol (Antonio) Di Natale di perpanjangan waktu," kata Mourinho.

Sebelum gol Sneijder, Inter sempat mengklaim berhak mendapat penalti ketika bola tendangan Mario Balotelli mengenai tangan Christian Zapata. Mourinho memaafkan keputusan wasit tak memberi Inter penalti.

"Saya sangat senang dengan gol itu. Selain karena memberi kami tiga angka, juga mengangkat beban dari pundak wasit yang menolak memberi penalti. Saya senang sekarang tak ada lagi kontroversi soal wasit," tuntas Mourinho.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar